Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Ada Banyak Orang Baik Yang Sedang Berjuang Diam-Diam

Belakangan ini, ada satu hal yang terus mengendap dalam pikiran saya. Bukan karena berita yang ada aja gebrakannya setiap hari. Bukan juga karena lihat angka-angka ekonomi, dollar, bbm naik, dan pejabat kita yang makin hari makin astagfirullah, tetapi juga karena mendengar cerita dari orang-orang di sekitar yang boleh jadi ini juga relate dengan kehidupan teman sekalian Cerita-cerita yang awalnya terdengar biasa saja, atau percakapan di grup pertemanan yang saling bertanya kabar melalui pesan singkat, semua itu bisa saja memicu kondisi yang memengaruhi emosi. Semakin sering mendengarnya, saya mulai menyadari satu pola yang sama. Faktanya, banyak orang yang sedang menghadapi masa yang nggak mudah. Ada yang sedang mencari peluang baru. Ada yang sedang berusaha mempertahankan apa yang sudah dimiliki. Ada yang kehilangan. Ada juga yang harus menunda rencana-rencana yang sebelumnya sudah disusun dengan matang. Bahkan, ada yang nggak tahu harus ngapain. :( Tapi hebatnya, sebagian besar dari ...

Sebuah Penghargaan yang Mengingatkan Saya untuk Bersyukur

Beberapa waktu lalu, tepatnya di tanggal 16 Oktober 2025, saya berdiri di atas sebuah panggung untuk menerima penghargaan sebagai Pegiat Literasi Digital Anti-Hoax dalam ajang Anugerah Perempuan Hebat 2025 - Liputan6.com Dokumentasi foto : Liputan6.com Jujur, sampai hari ini saya masih merasa penghargaan itu bukan tentang saya seorang. Karena saat nama saya dipanggil, yang terlintas di kepala justru bukan pencapaian atau prestasi. Yang muncul adalah potongan-potongan perjalanan yang sudah saya lalui selama bertahun-tahun, tentang perjalanan diskusi dan setiap pertemuan kecil yang pernah saya hadiri. Tentang perjalanan menjadi narasumber dari satu kota ke kota lainnya. Saya juga teringat ribuan peserta yang pernah saya temui, dari ibu rumah tangga, guru, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga komunitas-komunitas lokal yang memiliki semangat belajar luar biasa. Faktanya, literasi digital perlahan sudah jadi bagian dari perjalanan hidup saya. Bukan sekadar topik yang saya pelajari atau saya samp...

Bertumbuh Bersama Literasi Digital : Cerita Perjalanan Saya dan Siberkreasi

Tidak terasa, perjalanan saya bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi sudah berjalan hampir satu dekade. Dari yang awalnya hanya hadir sebagai perwakilan komunitas Kumpulan Emak Blogger (KEB), hingga akhirnya dipercaya menjalani dua periode sebagai Wakil Ketua Umum Siberkreasi bidang Komunitas dan Kemitraan periode 2020-2023, serta bidang Pengembangan Kolaborasi pada 2023–2025. Selama perjalanan itu, saya belajar satu hal: literasi digital ternyata bukan hanya soal teknologi atau kemampuan menggunakan internet. Lebih dari itu, ini juga tentang manusia, tentang cara kita berpikir, berkomunikasi, membangun empati, hingga bertahan di tengah perubahan dunia digital yang bergerak sangat cepat. Saya masih ingat, tahun 2017 menjadi awal pertama kali saya mengenal Siberkreasi. Saat itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (yang kini menjadi Komdigi) mengundang saya sebagai perwakilan Kumpulan Emak Blogger untuk hadir dalam sebuah Focus Group Discussion (FGD) terkait rencana...

Saat Dunia Terlalu Riuh, Mengapa ‘Mundur Sejenak’ Justru Menyelamatkan?

"Banyak hal ingin diceritakan dan dituliskan. Faktanya, dalam hidup ini kita akan selalu bertemu dengan kisah dan cerita baru, yang kadang bisa kita cari jalan keluarnya, atau sekadar menerima keadaannya." Assalamualaikum, wr.wb. Hai, semoga saat kamu membaca tulisan ini, kamu dalam keadaan terbaik dari versimu saat ini. Mungkin sedang nggak bahagia, atau mungkin lebih bahagia, apapun itu, saya pun sedang ingin berbagi apa yang saat ini ingin diceritakan.  Oh, iya. Selamat merayakan Hari Raya Iduladha bagi yang merayakan. Semoga semangat ikhtiar kita selama hidup senantiasa mendapatkan ridho dari Allah Swt, dan keikhlasan kita dalam menerima segala kehilangan dapat membuat kita semakin tawakal. Aamiin.  Innalillahi wainnailaihi rojiuun.  S ejak kehilangan ayahanda tercinta, 3 Mei 2026 lalu, jujur... ini adalah momen yang sangat membuat saya patah hati. Bahkan di hari Idul Adha ini, saya masih merasa kalau Ayah masih ada, menunggu di rumah atas kehadiran saya.  Nggak ...

Riak Kecil dalam Hubungan yang Sebenarnya Baik-Baik Saja

"Hubungan yang sehat bukan berarti bebas dari rasa cemburu atau kekhawatiran. Bahkan dalam hubungan yang terasa stabil sekalipun, kadang muncul momen kecil yang membuat hati sedikit goyah." "Bukan karena kepercayaan hilang, tetapi karena manusia memang tidak selalu bisa mengendalikan emosi yang datang tiba-tiba." Ada satu momen kecil dalam sebuah hubungan yang malah kadang terasa lebih besar dari yang sebenarnya. Bukan karena peristiwa itu wow - luar biasa, tapi karena emosi yang ikut menyertainya. Bayangkan, sebuah hubungan yang sebenarnya berjalan baik saja. Hari-hari juga dilalui dengan cukup tenang. Obrolan hangat dan manja pun terjadi seperti biasa. Perhatian masih terasa. Enggak ada tanda-tanda besar bahwa sesuatu sedang tidak beres. Lalu suatu hari, sebuah detail kecil muncul tanpa diduga, misal : Sebuah histori panggilan telepon. Durasi yang cukup lama. Terjadi di luar jam kerja. Dengan seorang rekan kantor. Atau... Permintaan rekan kerja pada pasangan kit...